• February 24, 2024

Waspadai Tingginya Konsumsi Gula, Perawatan Gigi Gratis Kembali Hadir di Surabaya dalam Rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2023

Menanggapi hal tersebut, Dr. drg. Nora Lelyana, M.H.Kes., FICD., Dekan Fakultas Kedokteran Gigi FKG UHT mengatakan “Kondisi ini harus diwaspadai bersama, terutama oleh warga Jawa Timur termasuk Surabaya. Tercatat 57% masyarakat Jawa Timur memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman manis sehari-hari.3

“Perlu diketahui, sisa makanan atau minuman manis yang tidak dibersihkan pada gigi menyebabkan bakteri berkembang lebih cepat. Bakteri ini memfermentasi sisa karbohidrat pada gigi menjadi asam, dan membuat lapisan gigi lebih rentan berlubang,” ungkapnya.

“Studi menunjukkan, saat seseorang mengonsumsi 1-2 porsi minuman berpemanis setiap hari, maka risiko gigi berlubangnya meningkat hingga 31%.4 Kita tentu tidak bisa sepenuhnya menghindari gula karena fungsinya sebagai sumber energi dan pendorong fungsi kerja otak, tapi konsumsinya harus dibarengi perilaku menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur, dan rutin berkonsultasi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali,” lanjut drg. Nora.

Tak sampai di situ, masyarakat Surabaya harus lebih mewaspadai hal ini, karena permasalahan gigi berlubang di Jawa Timur masih cukup tinggi, yaitu 42,4%5. Apalagi, hanya 4,3% masyarakatnya yang mengaku pernah berobat ke dokter gigi selama setahun6. Artinya, kebiasaan menyikat gigi yang tepat masih perlu ditanamkan, disertai akses layanan kesehatan gigi dan mulut yang lebih merata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *