• March 3, 2024

Tips Sehat Membuat Daging Sate 

Halo Sahabat Sehat, Idul Adha menjadi momen yang sangat identik dengan daging. Suguhan sate kambing atau sate sapi seringkali menjadi pilihan menu untuk kumpul bersama teman juga sanak saudara.

Sayangnya, jarang yang mengetahui cara pengolahannya agar mengonsumi sate ini tetap aman untuk kesehatan tubuh. Mengolah daging dengan cara pemanasan salah satunya dengan cara menyate memang memiliki manfaat seperti membunuh bakteri patogen, meningkatkan penyerapan zat gizi, meningkatkan sensori dan juga meningkatkan kualitas daging.

sate
Foto: Freepik.com

Akan tetapi, memasak daging dengan cara menyate juga memiliki dampak merugikan seperti terjadinya pembentukan senyawa karsinogen (pemicu kanker) pada permukaan daging yang dinamakan senyawa Hidrogen Polisiklik Aromatik (HPA) dan karsinogen lain yang membahayakan kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Berikut ini tips yang Sahabat Sehat dapat ikuti untuk mengurangi dampak merugikan di atas.

Mengontrol Suhu

Dibalik sate yang terlihat gosong, suhu turut berperan. Penampakan gosong dan rasa yang pahit pada sate menunjukkan adanya senyawa karsinogenik. Oleh karena itu, mengontrol paparan terhadap pemanasan dan kelembapan dapat membantu mengurangi pembentukan HPA. Menurut penelitian, panas yang intens di atas 200 derajat Celcius dapat memicu pemanasan (pirolisis) bahan organik, terutama dari lemak sehingga menghasilkan senyawa karsinogen HPA. Oleh karena itu, hati-hati agar jangan sampai ada yang gosong ya, Sahabat Sehat.

daging sate
Foto: Freepik.com

Marinasi dengan tepat

Sahabat Sehat, memarinasi daging ternyata mampu mengurangi efek terbentuknya senyawa karsinogen HPA dibandingkan hanya mengontrol suhu. Senyawa organosulfur dapat menetralkan radikal bebas yang dihasilkan daging yang disate. Kamu dapat menggunakan bawang merah untuk mendapatkan khasiat ini. Tidak heran, di Indonesia resep ini sudah turun temurun. bukan tanpa alasan, ternyata senyawa organosulfur dan antioksidan lain yang terdapat pada bawang telah dibuktikan dapat mencegah terbentuknya senyawa karsinogenik.

Caranya, haluskan bawang dan marinasi daging dengan perbandingan 1:1 lalu agar penyerapannya maksimal, rendam selama 60 menit pada suhu 4 derajat celcius dalam wadah tertutup dan dibungkus rapat dengan aluminium foil untuk mencegah oksidasi. Selain bawang merah, kamu juga bisa menghaluskannya dengan jenis bawang-bawangan lain seperti bawang putih, daun bawang, dan lainnya. 

Nah, itu dia sedikit tips membuat sate yang sehat. Walaupun kamu sudah membuat dengan cara yang sehat, bukan berarti boleh makan yang banyak. Tetap perhatikan agar tidak mengonsumsi berlebihan dan seimbangkan dengan zat gizi lain serta jangan lupa berolahraga. Semoga bermanfaat. 

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Saputro, E., Radiati, L. E., Warsito, W., & Rosyidi, D. (2022). Mitigation of Polycyclic Aromatic Hydrocarbons Formation in Goat Satay by Shallots Juices Marination. 45(June), 227–238.

Wang, H., Wang, C., Li, C., Xu, X., & Zhou, G. (2019). Effects of Phenolic Acid Marinades on the Formation of Polycyclic Aromatic Hydrocarbons in Charcoal-Grilled Chicken Wings. Journal of Food Protection, 82(4), 684-690. https://doi.org/10.4315/0362-028X.JFP-18-420

About the Author

Anida Rahayu Adawiyah

Studying in Public Health Nutrition, University of Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *