• February 23, 2024

Penyebab Terasa Mual setelah Makan yang Harus Segera Diatasi

1. Gagal produksi empedu

Empedu diproduksi oleh hati dan disimpan di kantong empedu sebelum dilepaskan ke usus halus untuk membantu dalam pencernaan lemak. Jika tubuh gagal memproduksi atau melepaskan cukup empedu, ini bisa menyebabkan mual setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan berlemak.

2. Peningkatan asam lambung

Kelebihan asam lambung dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan mual setelah makan. Konsumsi makanan pedas, berlemak, atau asam, dan minum minuman beralkohol atau kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung.

3. Alergi makanan

Alergi makanan dapat menyebabkan reaksi mual setelah mengonsumsi makanan tertentu. Ini bisa disebabkan oleh intoleransi makanan atau reaksi alergi yang lebih parah.

4. Infeksi saluran pencernaan

Infeksi bakteri, virus, atau protozoa dalam saluran pencernaan dapat menyebabkan mual setelah makan, sering disertai dengan gejala lain seperti diare, muntah, dan demam.

5. Gangguan pencernaan

Beberapa gangguan pencernaan seperti gastritis, GERD (refluks asam gastroesofageal), atau penyakit coeliac dapat menyebabkan mual setelah makan. Kondisi ini biasanya memerlukan perawatan medis untuk meredakan gejalanya.

6. Efek samping obat-obatan

Beberapa obat-obatan, terutama obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE) atau obat kemoterapi, dapat menyebabkan mual sebagai efek sampingnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *