• February 24, 2024

Penyebab Sakit di Dada Sebelah Kiri, Bukan Karena Serangan Jantung

1. GERD

Penyebab lain nyeri dada sebelah kiri adalah GERD, suatu kondisi yang berhubungan dengan sistem pencernaan. GERD adalah penyakit yang ditandai dengan refluks asam lambung akibat melemahnya katup antara lambung dan kerongkongan bagian bawah.

Kondisi ini dapat mengiritasi saluran makanan dan menyebabkan rasa terbakar. GERD juga dapat menyebabkan beberapa gejala lain seperti mual dan muntah, kesulitan menelan makanan, batuk, dan regurgitasi.

2. Angina

Angina adalah gejala penyakit arteri koroner, yang ditandai dengan berkurangnya aliran darah ke jantung akibat penyempitan arteri koroner.

Penyakit ini sering terjadi ketika aktivitas fisik terlalu berat, sehingga menyebabkan peningkatan beban kerja jantung.

Selain nyeri pada dada kiri, angina juga disertai dengan gejala lain, seperti:

  • Nyeri lengan kiri, punggung, leher, atau rahang.
  • Nyeri pada perut bagian bawah
  • Merasa lelah
  • Sesak napas
  • Merasa mual hingga muntah

3. Miokarditis

Miokarditis adalah penyakit kardiovaskular yang diakibatkan oleh peradangan otot jantung. Hal ini dapat menyebabkan nyeri dada di sisi kiri, serta gejala lain seperti sesak napas, irama jantung yang tidak normal (aritmia), dan kelelahan.

Jika kondisinya ringan, miokarditis biasanya tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, jika nyeri dada memburuk atau memicu gejala lain, sangat penting untuk segera mencari evaluasi medis.

Miokarditis dapat berdampak pada sistem elektrik jantung, melemahkan jantung, atau mengakibatkan kerusakan permanen pada otot jantung. Selain itu, dalam kasus tertentu, individu juga dapat mengalami serangan jantung atau kematian.

4. Pneumonia

Infeksi paru-paru, seperti pneumonia yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur, juga dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam, terutama saat penderita menarik napas dalam-dalam atau batuk.

Selain nyeri dada, pneumonia dapat menyebabkan berbagai gejala lain, seperti demam, menggigil, batuk berdahak, sesak napas, nafsu makan menurun, dan kelelahan yang berlebihan.

5. Pleuritis

Pleuritis adalah peradangan yang terjadi pada pleura, yaitu selaput yang melapisi paru-paru. Fungsinya adalah untuk mencegah paru-paru bergesekan dengan dinding rongga dada. Individu dengan pleuritis mengalami pembengkakan pleura dan penebalan cairan pleura.

Gejala utama radang selaput dada adalah rasa sakit yang parah dan tajam di dada, terutama saat bernapas, batuk, dan bergerak. Selain itu, penyakit ini dapat muncul dengan gejala lain:

  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Nyeri pada sendi dan otot
  • Batuk kering
  • Demam hingga menggigil
  • Tidak nafsu makan.

6. Cedera pada Tulang Rusuk

Cedera pada tulang rusuk, seperti tulang yang retak, patah, atau memar, juga dapat menyebabkan nyeri dada sebelah kiri. Jenis cedera ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan saat batuk atau bernapas, terutama jika cedera tulang rusuknya parah, seperti patah tulang.

Faktor lain yang dapat menyebabkan kondisi ini adalah kecemasan atau stres yang dapat mempengaruhi pernapasan dan menyebabkan nyeri dada.

7. Serangan Panik

Serangan panik yang berlebihan juga dapat menyebabkan nyeri dada kiri. Kepanikan yang tiba-tiba dan berlebihan dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung, yang berpotensi menyebabkan nyeri dada, berkeringat, mual, pusing, dan sesak napas.

Jika kamu mengalami nyeri dada sebelah kiri, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendiagnosis penyebabnya. Setelah itu, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai sesuai dengan kondisimu. Jangan mengabaikan gejala nyeri dada, karena penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *