• February 24, 2024

Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Merasa Gelisah yang Harus Diwaspadai

1. Gangguan Cemas

Gangguan kecemasan dapat menyebabkan perasaan gelisah dan cemas pada individu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh rasa takut akan sesuatu, stres, atau faktor eksternal yang memengaruhi kondisi psikologis.

Selain kecemasan dan jantung berdebar, kondisi ini juga dapat menyebabkan berbagai gejala fisik termasuk sakit kepala, hiperventilasi, keringat berlebih, sakit perut, sulit berbicara, tersedak, dan gemetar.

2. Gangguan Psikosomatis

Gangguan psikosomatis adalah kondisi kesehatan mental yang berdampak pada kesehatan fisik. Jantung berdebar adalah gejala psikosomatis yang umum dialami, terutama pada kasus stres dan kecemasan.

Salah satu indikator gangguan psikosomatis adalah adanya gejala fisik tanpa penyebab yang jelas. Dokter melakukan pemeriksaan fisik dan tes penunjang, dan tidak ditemukan kelainan pada hasil pemeriksaan yang berkaitan dengan penyakit apa pun.

3. Penyakit Hipertiroid

Kemungkinan penyebab lain kegelisahan dan jantung berdebar adalah penyakit hipertiroid, yang ditandai dengan kelebihan produksi hormon tiroid oleh kelenjar tiroid. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh wanita. Gejalanya dapat berupa tremor, keringat berlebih, insomnia, kegelisahan, penurunan berat badan, diare, gangguan pada siklus menstruasi, dan detak jantung yang lebih cepat pada situasi tertentu.

4. Aritmia (Gangguan Irama Jantung)

Jantung yang berdebar-debar juga dapat mengindikasikan aritmia atau gangguan irama jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan jantung berdebar-debar serta detak jantung yang lambat atau tidak teratur.

Pada kondisi yang serius, aritmia dapat menyebabkan pingsan dan penurunan tekanan darah yang signifikan. Aritmia dapat dideteksi melalui pemeriksaan jantung, khususnya melalui EKG (elektrokardiogram).

5. Gaya Hidup

Selain kondisi kesehatan tertentu, faktor lain yang dapat menyebabkan kegelisahan dan jantung berdebar adalah kebiasaan gaya hidup seperti merokok, begadang, serta konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan.

Mengkonsumsi kopi dalam jumlah yang tepat dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Mengkonsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar-debar, cemas, dan gelisah secara bersamaan. Hal ini terjadi karena kafein dalam kopi dapat menstimulasi sistem saraf pusat sehingga menyebabkan timbulnya gejala-gejala tersebut.

6. Dehidrasi Berat

Penyebab lain kegelisahan dan jantung berdebar adalah dehidrasi berat dan demam. Dehidrasi dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh, sehingga berdampak pada kemampuan jantung untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.

Ketika seseorang mengalami demam, detak jantung mereka biasanya meningkat sebagai respons tubuh terhadap kenaikan suhu tubuh, sebagai upaya untuk mengedarkan darah dengan cepat ke seluruh tubuh.

7. Pengaruh Obat-obatan

Obat-obatan tertentu, termasuk obat asma, antibiotik, antihistamin, antihipertensi, dan antidepresan, juga dapat menyebabkan perasaan cemas dan jantung berdebar. Itulah sebabnya mengapa perlu ada pengawasan langsung dari dokter saat mengonsumsi obat-obatan jenis ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *