• February 24, 2024

Mengenal Maladaptive Daydreaming, Risiko Kecanduan Melamun yang Berbahaya

Menurut pakar psikolog, perilaku terlalu sering melamun ini merupakan bentuk coping atau cara orang untuk mengatur stres mereka. Ini adalah cara bagi orang-orang untuk lari dari kenyataan hidup dengan menggunakan fantasinya dan membayangkan hal-hal yang tidak bisa dia lakukan atau capai di dunia nyata. 

Dengan kata lain, penyebab dari sering melamun adalah seseorang ingin melakukan sesuatu yang tidak bisa dia lakukan di dunia nyata dan untuk meminimalkan tekanan hidupnya. Sesimpel dan se-manusiawi itu alasannya. So, Ladies, apakah kamu salah satu orang yang sering melamun dan membayangkan hal-hal unik terjadi dalam kehidupanmu? 

Lalu, bagaimana pula dengan bahaya dari perilaku maladaptive daydreaming? Pada awalnya, dampak sering melamun ini mungkin tidak terlalu terasa. Namun, jika hal ini dilakukan untuk waktu yang lama, maka dikhawatirkan orang tersebut akan mengembangkan perilaku yang lebih parah.

Efek buruknya, ia tidak bisa membedakan mana yang asli dan mana yang hanya imajinasi. Selain itu, kehidupan sehari-hari bisa jadi berantakan, perhatian kepada orang di sekitar pun jadi berkurang.

Alhasil, itu justru semakin memperburuk realitas atau kenyataan yang sudah ada. Ujung-ujungnya, ia bisa mengalami depresi dan gangguan mental lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *