• December 5, 2023

Mad Honey, Madu dengan Efek Halusinogenik

Sahabat Sehat, tahukah kamu bahwa ada jenis madu yang bisa membuat peminumnya berhalusinasi. Efek halusinasi ini terjadi bila madu ini dikonsumsi dalam dosis tinggi. Efek halusinogenik ini erat hubungannya dengan adanya senyawa grayanotoxin.

Mengenal Mad Honey

Mad honey dikenal dengan efek menyebabkan mual, pusing, dan muntah. Tampilan dan rasanya yang unik, ditambah keberadaannya yang langka, membuat kemungkinan  seseorang mengonsumsinya secara tidak sengaja sangatlah kecil.

mad honey madu halusinasi
Foto: Pixabay.com

Harga 1 kg mad honey berkualitas tinggi dapat mencapai $360 atau senilai lebih dari Rp5.000.000 di pasar Turki. Sementara, National Geographic melaporkan bahwa 1 pon jenis madu ini dijual sebesar $60 di pasar gelap Asia. Harga ini menunjukkan bahwa mad honey lebih mahal dari madu biasa.

Pemanenan mad honey bisa dibilang sangat berbahaya, pemanen mempertaruhkan nyawa untuk mengambilnya dari sarang lebah Mad honey dihasilkan oleh lebah yang memakan bunga rhododendron, yang memberikan efek psikoaktif. Rhododendron, tanaman berbunga hijau yang tumbuh di daerah pegunungan beriklim sedang di seluruh dunia, mengandung bahan kimia yang disebut grayanotoxin. Dibandingkan dengan beberapa ratus jenis madu lain, mad honey berwarna lebih merah dan sedikit lebih pahit, dan berasal dari lebah madu terbesar di dunia, Apis dorsata laboriosa.

Produksi Mad Honey

Mad honey hanya dihasilkan oleh lebah yang menyerbuki bunga rhododendron. Bunga tersebut secara alami menghasilkan grayanotoxins. Lebah menelan nektar yang mengandung senyawa racun tersebut, memecah gula dan komponen lainnya di perutnya, lalu mengeluarkan madu ke dalam sarang lebah. Seiring berjalannya waktu, madu kehilangan air karena penguapan, dan kandungan grayanotoxin menjadi lebih pekat. Di samping efek beracunnya, madu ini telah lama dipanen oleh warga Nepal untuk manfaat pengobatannya.

senyawa beracun da;am mad honey
Foto: Freepik.com

Efek Kontroversi dari Mad Honey

Satu hal yang membedakan mad honey dengan jenis madu lain adalah efek fisiologisnya. Dalam dosis rendah, mad honey menyebabkan pusing dan euforia. Dosis yang lebih tinggi dapat menyebabkan halusinasi, muntah, kehilangan kesadaran, kejang, dan dalam kasus yang jarang terjadi, kematian. Orang Nepal mengonsumsi mad honey sebagai remedi yang dianggap mampu mengobati segala sesuatu mulai dari hipertensi, diabetes hingga nyeri. Dalam hal manfaat rekreasional, konsumsi mad honey dianggap legal dan alami untuk memperoleh efek sedasi ringan hingga pengalaman halusinogen.

Dikaitkan dengan kandungan grayanotoxin, seorang peneliti asal Nepal, Krisha Pant, dalam Journal of Agriculture and Environment grayanotoxins melaporkan bahwa grayanotoxin dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan dapat menstabilkan kadar glukosa pada penderita diabetes.

Namun, menilik toksikologi dan jumlah grayanotoxin yang ditemukan dalam mad honey, sangat sulit untuk mengetahui apakah mengkonsumsi mad honey sendiri akan bermanfaat bagi kesehatan. Terlebih mengenai bagaimana ancaman mengonsumsi senyawa racun tersebut pada dosis yang tidak diketahui.

Sahabat Sehat, bagaimana dengan info ini? Semoga menambah khasanah pengetahuan kamu mengenai jenis madu ya.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Setyaning Pawestri, S.Pi, M.Si

Dosen Ilmu dan Teknologi Pangan, FATEPA, Universitas Mataram. Lulusan Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Gadjah Mada dan Ilmu Pangan, Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *