• March 3, 2024

Atasi Bau Badan dengan Kemangi

Pertumbuhan bakteri menjadi salah satu faktor timbulnya bau badan yang kurang. Ternyata ada salah satu bahan alami yang bisa membantu kamu mengatasi bau badan, yaitu kemangi. Bagaimana cara penggunaannya? Simak info berikut, ya!

Kenapa bisa bau badan?

Bromhidrosis atau yang dikenal bau badan adalah salah satu permasalahan yang sering ditemukan, terutama setelah melewati masa pubertas. Dari mana asalnya bau ini?

bau badan
Foto: Freepik.com

Hasil sekresi dari kelenjar apokrin, termasuk dalam kelenjar keringat dan dapat mengeluarkan bau kurang enak dari kulit. Kelenjar apokrin terdapat pada area aksila (ketiak), kelopak mata, anogenital, kepala, meatus acusticus externus (external auditory meatus) dan kelenjar mammae. Selain itu, keberadaan bakteri di permukaan kulit seperti Staphylococcus epidermidis juga menjadi penyebab munculnya aroma yang tidak sedap.

Kemangi untuk atasi bau badan

Kemangi dengan nama latih Ocimim sanctum L. dan nama famili Lamiaceae ini mengandung linalool, geraniol, sitral, sineol, methyl chavicol dan eugenol yang dapat berperan sebagai antibakteri dan antimokroba. Dengan begitu penggunaan kemangi dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Lalu bagaimana cara menngunakannya?

Nah, Sahabat Sehat kamu dapat mengonsumsi kemangi dengan cara menghaluskan akar, biji dan daun kemangi, lalu seduh dengan air panas dan saring. Kamu bisa menambahkan gula aren untuk menabah rasanya. Minumlah ‘teh’ kemangi ini 2 kali sehari pada pagi dan malam.

Cara lainnya, yaitu kemangi dikonsumsi sebagai sayur urab atau olahan lainnya. Bisa juga langsung dikonsumsi sebagai lalapan untuk mengatasi bau badan.
daun kemangi
Foto: Freepik.com

Merawat tubuh supaya terhindar dari bau badan

Selain mengonsumsi daun kemangi, Sahabat Sehat juga perlu mengimbanginya dengan merawat kesehatan kulit dengan baik. Misalnya dengan, menjaga kebersihan kulit dan ketiak dengan mandi setiap hari dan gunakan sabun antibakteri. Gunakanlah pakaian bersih dan kenakan pakaian tidak terlalu sempit.

Jika diperlukan, kamu juga bisa menggunakan antiperspiran topikal untuk mengurangi produksi keringat. Nah, yang ngga kalah penting, batasi juga konsumsi pangan tertentu yang dapat membuat keringat berbau tidak sedap seperti minuman beralkohol, bawang, dan lainnya.

Sahabat Sehat, semoga informasi di atas bisa membantu kamu untuk mengatasi bau badan yang kurang sedap.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Cleveland Clinic. 2022. Body Odor. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/17865-body-odor. Diakses 31 Juli 2023.

Dewantoro, D., & Rosyidah, K. (2017). Pembuatan Deodoran dari Ekstrak Kemangi (Ocimum sanctum L.) dan Sereh (Cymbopogon citratus) dengan Metode Maserasi. https://repository.its.ac.id/46189/. Diakses 31 Juli 2023.

Klikdokter.com. 2010. Aneka Ramuan Penghilang Bau Badan. https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/diet-nutrisi/aneka-ramuan-penghilang-bau-badan. Diakses 29 Juli 2023.

Oktaviana, M. I., Pahalawati, I. N., Kurniasih, N. F., & Genatrika, E. (2019). Formulasi Deodoran Spray dari Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai Antibakteri Penyebab Bau Badan (Staphylococcus epidermidis). https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/PHARMACY/article/view/2965. Diakses 31 Juli 2023.

Ramdani, K., Mulqie, L., & Maulana, I. T. (2020). Eksplorasi Beberapa Tanaman yang Memiliki Aktivitas Antibakteri terhadap Staphylococcus Epidermidis Penyebab Bau Badan. https://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/farmasi/article/view/23922. Diakses 31 Juli 2023.

About the Author

Neta Mustikasari

Mahasiswa ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *