• March 3, 2024

5 Tips Diet Tubuh Fit untuk Konser

Hai, Sahabat Sehat! Pasca pandemi usai, kegiatan offline kembali telaksana salah satunya konser. Belakangan ini berbagai band, group band, dan musisi baik dalam maupun luar negeri tengah banyak menggelar konser di Indonesia. Tentu aja, hal ini disambut meriah oleh masyarakat.

Sayangnya, beberapa konser yang telah berlangsung belakangan ini berlangsung ngga kondusif. Ada yang pingsan, kelelahan, dan sebagainya. Wah, jangan sampai Sahabat Sehat yang nanti akan datang ke suatu konser mengalami hal serupa. So, berikut ini ada lima tips diet supaya tetap bugar ketika konser. Check it out!

diet sehat menjelang konser
Foto: Pixabay.com

Makan teratur dan cukup energi

Kecukupan asupan energi dan gizi menjadi poin penting menyiapkan tubuh fit untuk konser. Mengikuti prinsip “Isi Piringku“, yaps pedoman yang disusun oleh Kemenkes berbasis gizi seimbang. Dalam satu piring itu terdiri dari 50 persen porsi untuk sayur dan buah, dan sebagiannya lagi untuk karbohidrat dan protein. Anjurannya, dalam sehari mengonsumsi 3 kali makan utama dan 2 kali selingan.

Nah, jika kamu setiap makan telah mengikuti pedoman dengan jumlah dan frekuensi yang tepat pasti asupan energi pun dapat tecukupi. Sebab, energi ngga hanya berasal dari karbohidrat. Tapi juga protein dan lemak.

Konsumsi sumber karbohidrat kompleks

Pada poin sebelumnya disebutkan bahwa energi ngga hanya berasal dari karbohidrat. Nah, mengenai karbohidrat yang memang sumber energi utama tubuh, ternyata menurut strukturnya tergolong menjadi dua. Yap, karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Karbohidrat sederhana contohnya gula pasir dan makanan olahan mudah dicerna tubuh. Sementara, karbohidrat kompleks seperti umbi-umbian, beras, jagung, oatmeal, serealia lain, hingga sayur dan buah memiliki rantai gula yang membutuhkan waktu untuk proses cerna. Alhasil, kadar gula darah pun stabil dan rasa kenyang menjadi lebih tahan lama ketika mengonsumsi karbohidrat kompleks.

sayur makanan mengandung serat
Foto: Pixabay.com

Konsumsi makanan berserat

Berkaitan dengan poin ketiga, jenis karbohidrat kompleks biasanya memiliki banyak serat. Beberapa penelitian menunjukkan, pola makan masyarakat terkini adalah tinggi energi namun rendah serat. Hal ini berarti, pilihan karbohidrat sedehana masih mendominasi.

Serat ngga bisa langsung dicena oleh enzim pencernaan, sehingga ketika mengonsumsi pangan berserat kamu bisa terhindar dari makan terlalu banyak. Rasa kenyang yang dihasilkan juga lebih lama. Keberadaan serat juga bisa membantu pertumbuhan mikroba baik dalam sistem pencernaan kamnu, loh!

Konsumsi sayur dan buah kaya vitamin

Sayur dan buah mendapatkan porsi ½ bagian setiap kali makan. Kandungan vitamin dan mineral dari sayur dan buah berguna untuk menjaga imun tubuh secara alami. Kamu yang dapat memenuhi asupan sayur dan buah sesuai anjuran, sepertinya ngga akan bergantung pada suplemen tambahan. So, yuk jangan lewati konsumsi sayur dan buahmu ya supaya ngga gampang sakit mendekati waktu konser.

Minum air yang cukup

Terakhir, terpenuhinya hidrasi tubuh selama berkegiatan sangatlah penting. Apabila tubuh kekurangan cairan akan berujung pada terjadinya gangguan fungsi organ. Seseorang yang melakukan aktivitas lebih berat seperti berolahraga, kehilangan cairan tubuhnya pun lebih banyak. Begitu pula ketika menghadiri konser, lompat-lompatan dan sing a long  yang banyak memakan energi tentu ngga bisa terlewati. So, jangan sampai kamu mengalami dehidrasi ya.

Nah, itulah lima tips seputar diet yang bisa menunjang kamu dalam berkonser. Ngga hanya tiket, kondisi tubuh yang fit juga harus disiapkan jauh-jauh hari. Semoga yang akan mengikuti konser, bisa nyaman, aman dan puas selama konser berlangsung. Keep healthy and happy, Sahabat Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Rani JK, Syainah E, Mas’odah S. 2021. Hubungan aktifitas fisik, asupan lemak dan karbohidrat tehadap status gizi mahasiswa gizi poltekkes Banjarmasin. Jurnal Riset Pangan dan Gizi. 3(2): 17-25.  https://doi.org/10.31964/jr-panzi.v3i2.91

Rachmadianti D, Puspita ID. 2020. Korelasi asupan protein, serat dan durasi tidur dengan status gizi remaja. Jurnal Riset Gizi. DOI: https://doi.org/10.31983/jrg.v8i2.6274

Anggraeni M, Fayasari A. 2020. Asupan cairan dan aktivitas fisik dengan kejadian dehidrasi pada mahasiswa Universitas Nasional Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2(2): 67-75. https://doi.org/10.36590/jika.v2i2.45

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *